Yabo official website_Football odds_Bookmaker Ranking_888 Live Casino_Texas Hold'em Online

  • 时间:
  • 浏览:0

AkhBetting Platform Collectionir BettinBetting Platform Collectiong Platform CollectiontahBetting Platform Collectionun kemarin viraBetting Platform Collectionl cerita soal turis Indonesia yang keasikan berfoto di sebuah stasiun di Jepang. Saking asyiknya berfoto, mereka mengabaikan peringatan dan teguran petugas. Hingga akhirnya kereta cepat shinkansen harus membunyikan klakson S35 yang tandanya sudah diperingatkan begitu keras. Hanya gara-gara keasikan foto di garis kuning dan pagar pembatas, kereta shinkansen harus terlambat.

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Cerita tentang turis Indonesia yang keasikan berfoto di garis kuning saat kereta shinkansen akan berangkat viral beberapa hari lalu. Untuk kisah lengkapnya kamu bisa simak di artikel berikut ini.

Ada orang Jepang yang menyewakan kimono dan ditanya tentang turis mana yang paling ribet. Ternyata jawabannya adalah turis Indonesia. Alasannya adalah turis Indonesia biasanya sesuka hati masuk ke dalam toko rental kimono tanpa melepas sepatu dan membuat ruangan menjadi kotor. Hal ini cukup mengganggu padahal sudah ada tanda batas area untuk melepas sepatu. Nggak cuma sampai di situ saja. Ada banyak turis Indonesia yang suka meletakan barang mereka di lorong lantai toko padahal sudah disediakan loker masing-masing. Mungkin mereka menganggap akan dilayani padahal di Jepang kebanyakan self service.

Namun sebenarnya turis Indonesia sudah sering bikin ‘ulah’ di negara orang. Khusus Jepang, setidaknya ada 4 kejadian yang masuk ke media. Berikut di antaranya.

Editor

Aksi vandalisme yang cukup memalukan ini kemungkinan besar dilakukan oleh turis Indonesia di kawasan Gunung Fuji, Jepang. Kejadiannya sudah agak lama, sekitar tahun 2014 lalu. Pelaku membuat sebuah grafiti dengan cat oranye menyala bertuliskan ‘Cla-X Indonesia’. Coretan tersebut dijumpai di jalur pendakian Gunung Fuji pada sebuah batu di ketinggian sekitar 3.500-3.600 mdpl. Cla-X adalah penyebutan nama Klaten dalam bahasa gaul anak SMP-SMA. Malu banget sih karena banyak media internasional yang memberitakan kejadian tersebut.

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Penulis

Siapa yang tidak tahu cerita yang viral ini? Di bandara Haneda, ada turis Indonesia yang nggak beresin tempat makan setelah mereka makan. Jadi mejanya tetap berantakan dan ditinggal pergi begitu saja. Padahal di Jepang, restoran biasanya tidak ada petugasnya namun sistemnya self service. Jadi kalau makan ya harus beresin sendiri. Hal begini tentu memalukan karena turis Indonesia tidak memahami etika saat berkunjung ke negeri sakura.

Jangan dicontoh ya Gaes. Kalau ke Jepang pelajari dulu etika bermasyarakat di sana.