Menyeduh Robusta Wine Temanggung dengan Beragam Metode d「Baccarat Live Entertainment」an Ukuran Giling Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0

PBaccaBaccarat LivBaccarat LivBaccarat Live Entertainmente Entertainmente Entertainmentrat Live Entertainmentroses v60 kopi robBaccarat Live EntertainmentUsta wine process dari kopi kampoeng genting

Harganya mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 19.000 per 100 gram. Untuk kopi bubuk proses wine ukuran 100 gram yang Kompas.com dapatkan, harganya adalah Rp 19.000.

Aroma wine yang tercium tidak sekuat yang terdapat pada kopi seduhan pertama. Rasanya pun cenderung lebih asam sehingga rasa manisnya cenderung tertutupi.

Sensasi rasa beri dan sayuran yang bisa dirasakan pada kopi pertama pun tak terasa di sini. Sensasinya jadi lebih asam dan berat, dengan sedikit efek burn pada lidah dan kerongkongan.

Kamu tinggal pilih mau proses yang mana, dan jenis apa yang ingin kamu beli. Ada green bean, biji yang sudah di-roasting, atau kopi bubuk dengan berbagai tingkat gilingan.

Selain itu bodi kopinya juga lebih tebal, tapi tetap halus dan tidak tajam di mulut atau kerongkongan.

Ternyata rasa yang dikeluarkan cukup menarik. Rasa asam yang dominan dirasakan dalam kopi proses V60, tidak terasa dominan di sini. Rasa pahit yang justru lebih unggul, tapi masih dalam batas wajar dengan sedikit sensasi manis.

Bagi kamu yang penasaran ingin mencoba kopi robusta dari Temanggung ini, bisa memesannya langsung ke Kopi Kampoeng Genting lewat akun Instagram @kopi_kampoeng_genting atau nomor +62816697343

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Untuk metode penyeduhannya masih sama, metode V60 dengan perbandingan 1:12 yakni 14 gram bubuk kopi dengan 168 ml air. Namun Kompas.com mencoba dengan menuangkan air dengan cara slow pour.

Benar saja, ketika coba dimasukkan ke dalam mesin, air tidak bisa menembus tumpukan bubuk kopi yang sepertinya terlalu halus. Jumlahnya sudah yang paling kecil untuk mesin espresso tersebut, yakni 14 gram saja.

Hasilnya, bodi kopi jadi lebih tebal dan sedikit kasar serta tajam. Ada indikasi over extract pada kopi kali ini.

Selanjutnya Kompas.com mencoba untuk mengolah bubuk kopi yang sudah digiling hingga tingkat fine. Bubuk kopi dengan tingkat ini biasanya agak sulit untuk diolah, terlalu halus untuk manual brew bahkan kadang untuk espresso.

Baca juga: Apa Bedanya Rasa Kopi Espresso Pakai Biji Arabika dengan Robusta?

Sensasi rasa beri dan sayurannya hampir tidak ada. Aroma wine yang cukup jelas tercium pada kopi manul brew juga hampir menghilang sama sekali.

proses espresso untuk biji kopi robusta wine process dari kopi kampoeng genting

Kompas.com menggunakan perbandingan 1:12 antara bubuk kopi dan air yakni 14 gram bubuk kopi berbanding 168 ml air mendidih.

Akhirnya bubuk kopi yang terlalu halus tersebut Kompas.com coba olah dengan cara paling sederhana dan tradisional yakni jadi kopi tubruk.

Selain proses wine, di sini juga ada proses natural process, fully washed, serta honey process.

Selanjutnya Kompas.com mencoba menggiling biji yang tersisa lebih lanjut untuk menghasilkan bubuk kopi dengan tingkat fine to medium.