AG Baccarat_Betting website platform_Live Baccarat Website

  • 时间:
  • 浏览:0

“S888 Live Casinoebent888 Live Casinoar, kamu 888 Live Casinolihat deh, mereka n888 Live Casinogantuk. Kasihan ~”

“Faktor stres 888 Live Casinoyang berkepanjangan akan memicu peningkatan pengeluaran corticosteroid dari tubuh yang akan berdampak imun binatang tersebut melemah, sehingga mudah terserang penyakit,” jelas Wita.

“Waah.. Ada burung hantu, lucu banget. Kesana yuk, fotoin aku sama mereka.”

Asal kamu tahu, burung hantu punya peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem, karena mereka adalah predator yang memangsa satwa yang berpotensi menjadi hama seperti tikus. Nah, kalau mereka terus diburu dari alam, diperdagangkan dan dikoleksi di rumah-rumah, maka keseimbangan alam jadi timpang. Kamu bisa bayangin sendiri.

Kalau kamu kesana, coba deh perhatiin, burung hantu itu selalu terlihat mengantuk dan sesekali tertidur. Sementara sang pemilik begitu semangat menawarkan jasa foto. Kalau ada pelanggan, mereka seketika akan dibangunkan. Kadang ketika sesi pemotretan dilangsungkan, mata burung-burung ini terlihat mulai tertutup. Lagi-lagi dipaksa bangun agar memuaskan pelanggan dengan foto yang bagus. Antusiasme wisatawan memang jadi tinggi dengan keberadaan mereka, tapi jangan sampai dong hati nuranimu tertutup.

Mirisnya, burung hantu tersebut sengaja disemprot air agar tetap terjaga. Saat ditanya pada tukang foto, mereka malah mengatakan hal itu merupakan sesuatu yang lumrah. Kalau manusia selalu minta dimanusiakan, bukankah hewan juga punya hak untuk diperhatikan kesehatan, keselamatan, dan eksistensinya di muka bumi ini?

Coba deh bayangin diri sendiri, apa rasanya kalau jam tidurmu kurang? Gimana rasanya kalau pas ngantuk banget dan hampir tertidur lantas mukamu disiram air? Itu yang terjadi pada mereka, itulah nasib burung-burung hantu yang sengaja dieksploitasi di beberapa tempat wisata. Mereka DIPAKSA tetap terjaga di siang hari yang begitu teriknya agar bisa menarik pengunjung untuk berfoto bersama mereka.

Dilansir dari profauna.net, Drh. Wita Wahyudi mengatakan, burung hantu yang dipaksa aktif di siang hari itu akan memicu stres burung hantu yang tidak bisa ditolerir oleh tubuhnya sendiri. Tak hanya itu, aktivitas di siang yang terik juga berdampak buruk terhadap retina burung hantu yang sensitif terhadap sinar, jelas lagi ini sama sekali tak ramah untuk satwa.

Pada dasarnya, kegiatan Car Free Day (CFD), ialah mengurangi polusi udara di kota-kota. Tapi sepertinya pemerintah beberapa kota harus mengkaji ulang tentang efek samping atau beberapa hal ironis yang merupakan dampak dari kegiatan ini deh. Sebutlah sampah yang luar biasa setelahnya, dan eksploitasi binatang. Kalau alasannya ekonomi, kita bisa dong untuk jadi nggak sedangkal itu, harusnya.

“Ya ampun, norak amat. Kaya nggak pernah lihat burung hantu aja.”

Ya, hewan seringkali jadi korban keserakahan manusia. Demi mendapatkan lembaran uang itu, manusia sekarang rela dan menganggap `penyiksaan` terhadap hewan merupakan sebuah hal wajar. Karena mereka tak kuasa melawan, manusia jadi seenaknya mempertunjukkan kebolehan mereka tanpa peduli pada kondisi. Lagi-lagi alasannya cuma satu, uang. Tengoklah kebun binatang, beberapa sering memperlakukan para hewan dengan tidak baik. Di beberapa obyek wisata pun belakangan ini terjadi eksploitasi hewan. Yuk, kembalikan kesadaran kita bersama, semoga hati nurani masih pada tempatnya.

nggak foto sama mereka nggak bikin follower instagrammu berkurang kan? via mongabay.co.id

kamu suruh dia tidur pas malem pun itu nggak bisa, sudah dari sononya