Indonesia Lottery Official Version Download_bvweide registration_Indonesian Chess_Indonesia Lottery Results

  • 时间:
  • 浏览:0

KbetvicorePbetvbetvicoricoro: Knowing Everbetvicory Pbetvicorarticular Object

Penelitian dari University of California Los Angeles: “Perasaan seseorang yang kesenangan melihat notifikasi media sosialnya sama dengan perasaan seseorang yang makan makanan kesukaannya atau seseorang yang memenangkan hadiah undian.”

Nggak bisa dipungkiri kalau dunia media sosial bisa mengubah banyak hal, baik positif ataupun negatif, sadar ataupun tidak. Salah satu sisi negatif dan kebanyakan nggak disadari para pengguna media sosial adalah sindrom FOMO (Fear Of Missing Out) atau ketakutan akan ketertinggalan informasi. Anita Sanz, seorang psikolog klinis, mengatakan Fomo ini dipicu oleh media sosial. Keberagaman dan kecepatan informasi yang dibawa media sosial mampu membuat orang merasa takut, khawatir, gelisah, kalau dia sampai kurang mengikuti perkembangan zaman.

Masih berhubungan dengan kepo tadi. Karena kepo lahir dari ketakutan untuk tidak tertinggal tren, orang dengan sindrom Fomo ini lebih memilih untuk menampilkan kehidupan mereka yang (terlihat) mengikuti tren di media sosial. Misalnya saat ini sedang marak liburan ke luar negeri, maka orang yang sebetulnya tidak mampu akan tetap berusaha mengikuti tren tersebut.

FOMO: Fear Of Missing Out

Ya, kepo sebenarnya adalah singkatan dari Knowing Every Particular Object, yang artinya mengetahui setiap detail objek. Dalam hal ini segala informasi di dunia maya atau media sosial. Karena orang dengan sindrom Fomo memiliki ketakutan tertinggal informasi, salah satu yang pasti mereka lakukan adalah kepo.

Orang yang takut tertinggal informasi atau tren jelas bakal ‘lengket’ dengan sumbernya, dalam hal ini ponsel atau media sosial. Beberapa tandanya adalah mereka akan meletakkan ponsel di dekatnya ketika tidur, cemas saat baterai ponsel tinggal sedikit, dan selalu mengecek ponsel setiap menit. Ini karena akan muncul kekhawatiran atau bahkan perasaan bersalah jika mereka sebentar saja ‘absen’ dari dunia maya. Kalau kamu sudah termasuk dalam ciri ini, kamu patut waspada sih, karena itu artinya kesehatan mentalmu sudah terganggu.

Jika kamu termasuk orang yang suka gelisah kalau belum menerima banyak love, like, atau comment, waspadalah, bisa jadi kamu sedang mengidap Fomo!

Nah, jelas disini bahwa yang mereka butuhkan hanyalah pencitraan. Alasannya ya karena ketakutan untuk ‘tertinggal’ tadi. Ini erat kaitannya dengan istilah social climber. Para social climber ini kerap menggunakan segala cara supaya bisa diterima oleh orang-orang yang memiliki status sosial lebih tinggi dan nggak ragu-ragu meski harus bohong. Miris ‘kan