Molekul dalam Racun Ular Ini Dapat Jadi Kunci Pengobat「Sports Betting Network」an Covid

  • 时间:
  • 浏览:0

"Sports Betting NetworkspSports Betting Networkorts Betting NetworksSports Betting Networkudah dikenal karena kualitas antibakterinya, peptida dapat disintesis di laboratorium," kata Guido dalam sebuah wawancara.

Temuan peneliti Brasil ini sudah diterbitkan di jurnal ilmiah Molecules bulan ini.

Peptida atau rantai asam amino dapat terhubung ke enzim virus corona yang disebut PLPro, yang sangat penting untuk reproduksi virus.

Mereka mengklaim bahwa temuan ini mungkin menjadi langkah pertama untuk mengobati infeksi virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

KOMPAS.com - Peneliti Brasil mengatakan bahwa molekul dalam racun ular jaracussu (Bothrops jararacussu) mampu menghambat reproduksi virus corona dalam sel monyet.

Baca juga: Bagaimana Asal Muasal Ular Punya Taring Berbisa?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Kami mewaspadai orang-orang yang berburu ular jararacussu di sekitar Brasil, mengira mereka akan menyelamatkan dunia. Bukan itu!" kata Giuseppe Puorto, seorang herpetologis yang menjalankan koleksi biologi Institut Butantan di Sao Paulo.

"Kami berhasil menunjukkan komponen racun ular ini mampu menghambat protein yang sangat penting dari virus," kata Rafael Guido, profesor Universitas Sao Paulo dan penulis studi tersebut.

Ini artinya, kita tidak perlu menangkap ular beludak atau memelihara ular tersebut untuk mendapatkan bisanya karena bisa disintesis di laboratorium.

Dalam laporannya, tim menuliskan bahwa bisa ular jaracussu mampu menghambat kemampuan virus corona berkembang biak hingga 75 persen dalam sel monyet.

Molekul dalam bisa ular jaracussu yang disebut bisa mencegah reproduksi virus bernama peptida.